Bank Indonesia: Digitalisasi Telah Merevolusi Sektor Keuangan

13

BISNISBANTEN.COM – Bank Indonesia menyatakan, digitalisasi telah merevolusi seluruh sendi kehidupan, baik di bidang non keuangan maupun keuangan yang dipelopori oleh TekFin. Menurut Analis Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia Putu Paulus Adi Susila, Inovasi digital bukan barang baru.

Jejaknya sudah ditemukan sejak akhir abad ke-19 saat telegraph ditemukan. Teknologi digital di dunia keuangan bahkan sudah marak digunakan di-era 1980-an pada saat teknologi ATM mulai dikenal. Namun, era digital yang saat ini berlangsung pada prinsipnya berbeda dengan sebelumnya.

Ciri khas utama dari digitalisasi di era Millenium adalah terbukanya akses atas high-end technology hingga ke level individu, hingga ke kelompok masyarakat ekonomi menengah ke-bawah. Kondisi ini distimulasi terobosan nano teknologi di industri semi-konduktor yang merevolusi bentuk chip yang semakin mengecil, namun dengan kapasitas memory yang semakin membesar sehingga pada gilirannya meningkatkan kapasitas dan mobilitas computer.

“Terobosan berikutnya yang juga revolusioner adalah high speed internet (4G dan 5G), yang dispersinya didukung oleh meluasnya jaringan broadband yang memungkinkan akses dan pengiriman data secara lebih cepat dan lebih besar. Nah, salah satu dampaknya yang sangat signikan adalah meluasnya akses wifi yang memungkinkan siapapun untuk mampu berselancar di dunia maya at any time and any where,” ujar Putu saat acara PMK Ekonomi Digital dan Inovasi di Era Milenial, di Bali beberapa waktu lalu.

Kombinasi antara teknologi chip dan high-speed internet tersebutlah yang kemudian membidani lahirnya teknologi smartphone yang menjadi milestone menyebarnya akses teknologi digital secara luas. Di era Industry 4.0, teknologi digital tidak lagi eksklusif.

Teknologi chip, high-speed internet, dan smartphone tersebut yang kemudian melahirkan berbagai inovasi digital, seperti IoT, Big Data, Cloud, Distributed Ledger Technology, AI/Machine Learning, dan robotics.

“Hal yang menarik dari berbagai fenomena inovatif tersebut adalah data yang semakin granular. Berbagai inovasi digital tersebut pada prinsipnya merupakan cabang dari data science yang berupaya sedemikian rupa untuk mengolah dan memanfaatkan data granular untuk perbaikan proses bisnis,” pungkas Putu. (AHR)