Info Bisnis

Libur Nataru, Volume Kendaraan Diprediksi Tidak Akan Menumpuk

BISNISBANTEN.COM — Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) kali ini diprediksi berbeda dengan tahun sebelumnya. Untuk itu, tidak akan ada penumpukan volume kendaraan di jalan tol Tangerang-Merak pada hari tertentu dan terdistribusi merata. Ini diungkapkan CEO Toll Road Business Group Krist Ade Sudiyono saat Media Gathering Virtual yang berlangsung pada Kamis (10/12).


Ia mengatakan, pada libur akhir tahun ini, masyarakat akan menahan diri untuk tidak berpergian ke luar kota dan mengurangi rencana mudik. Selain itu, ditambah kebijakan pemerintah yang mengurangi jumlah libur. Secara otomatis arus distribusi juga akan merata.
“Tidak ada penumpukan baik dari arah Barat maupun ke Timur,” katanya.

Ia menilai, dengan waktu libur yang panjang, masyarakat akan lebih santai menyusun waktu untuk berpergian. Dengan tidak ada penumpukan dipastikan penanganan akan lebih baik.

Ia menghimbau, masyarakat yang ingin berlibur atau mudik harus tetap menjaga protokol kesehatan. Selain itu, patuhi rambu-rambu lalu lintas. Jika lelah berkendara sebaiknya beristirahat dan jika rest area tidak menampung lebih baik keluar gerbang tol sambil menikmati suasana daerah yang disinggahi.

Pada acara Virtual Media Gathering, ASTRA Infra berbagi informasi tentang kesiapan layanan Natal dan Tahun Baru 2021 (Nataru) di tengah pandemi dan kampanye Nataru Aman & Asik (Ayo Mengikuti AturaN & Ayo Selalu Ikuti protokol Kesehatan).

Dalam acara tersebut Group CEO Djap Tet Fa mengatakan, “Di tengah pandemi, ASTRA Infra tetap berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan dan terus meningkatkan kontribusinya untuk kemajuan infrastruktur di Indonesia. Mulai pengembangan bisnis, pengoperasian dan pengelolaan jalan tol hingga Rest Area.

Ia menjelaskan, beberapa pencapaian ASTRA Infra di tahun 2020 di antaranya adalah pengoperasian Resta Pendopo KM 456 Tol Semarang-Solo, Rest Area Bale Nglaras 487 Tol Semarang –Solo, pengoperasian Simpang Susun Balaraja Timur Tol Tangerang-Merak, pelebaran lajur ke-3 ruas Balaraja Barat – Cikande Tol Tangerang-Merak, serta Groundbreaking Jalan Tol Akses Bandarudara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati pada September 2020. Di
akhir November 2020, ASTRA Infra juga telah menambah portofolio ke-7 Jalan Tol dengan mengakuisi 100% saham di PT Jakarta Marga Jaya dan menjadi pemilik 35% saham PT Marga Lingkar Jakarta yang merupakan BUJT Ruas Tol JORR I W2N (Kebon Jeruk-Ulujami). (susi)

Advertisement
LANJUT BACA

Susi Kurniawati

Wartawan bisnisbanten.com