Banten24

Pijat Bayi dan Anak, Ya Pekarungan Dong

BISNISBANTEN.COM — Kalau kamu bertanya pijat atau urut bayi dan anak di Kota Serang letaknya di mana, pasti hampir semua penduduk di sini merekomendasikan Pekarungan, Kecamatan Serang. Tepatnya di Jalan Jiwantaka, Desa Pakarungan.

Nah, pijat bayi ini banyak menjadi rujukan bagi orangtua yang memiliki bayi, balita, bahkan anak-anak yang punya keluhan seperti kejetit, susah makan, rewel dan lain-lain.

Dalam masa pertumbuhan, bayi akan mengalami berbagai kendala seperti susah jalan, susah bicara, mencret, kejetit, susah makan, rewel, lumpuh dan lain sebagainya. Ini membuat banyak orang tua khawatir, karena tidak semua permasalahan bayi menjadi urusan dokter atau bidan.

Advertisement

Pengobatan alternatif semacam ini banyak ditempuh karena selain turun-temurun ujaran leluhur, juga karena secara medis biasanya kondisi bayi dalam kategori normal.

Untuk menuju ke tempat ini, jika dari Jalan Moch Syafei, cari Supermarket Giant, dari situ, lokasi sudah dekat. Jika dari arah Cilegon, sekitar 100 meter dari Giant, akan di temui Jalan Jiwantaka, tinggal belok kiri dan lurus saja sampai ditemui keramaian.

Atau bisa juga bisa masuk dari arah Royal, di perempatan Royal belok kanan ke arah Pasar Lama, lurus sampai Polsek. Dari arah Polsek, belok kiri, lurus sampai ke lokasi.

Di tempat ini, area parkir motor dan mobil tersedia. Jadi jangan khawatir menyimpan kendaraan di mana. Sedikitnya ada dua rumah yang dijadikan pusat pijit bayi.

Advertisement

Jangan heran, saat masuk ke rumah pijat bayi yang berukuran besar akan ditemukan banyak bayi yang sedang ditangani para pemijat. Saat Bisnisbanten.com ke tempat ini, setidaknya ada 13 tukang pijat yang sedang sibuk memijat bayi dan anak-anak.

Para pemijat ini ada yang laki-laku dan perempuan. Oh ya, mereka juga punya spesialisasi sendiri-sendiri loh. Ada yang khusus memijat bayi ada juga yang khusus anak-anak. Bahkan untuk anak-anak, anak laki-laki ditangani pemijat laki-laki. Begitupun sebaliknya.

Meski begitu, rumah pijat ini sangat ramai. Bahkan banyak yang mengantre sedari pagi. Biasanya dibuka pukul 07.30 WIB.

Di sini tidak usah heran jmelihat begitu banyak bayi menangis karena sedang mendapatkan perawatan. Perawatan yang dilakukan terapis berupa pijat urut menggunakan minyak yang sudah mereka siapkan. Lama pijat bervariasi, tergantung keluhan, bisa 10-30 menit.

Jika diamati, terapis pijat bayi di sini rata – rata adalah ibu – ibu. Hampir semua dari mereka masih ada ikatan family. Keahlian yang mereka peroleh, menurut para pelanggan pijat bayi di sini merupakan turunan dari orang tuanya terdahulu.

Oh iya, jika ingin datang ke tempat ini, jangan di hari Selasa dan Sabtu, karena hari tersebut diyakini oleh para tukang urut untuk tidak memberikan layanan.

Saat datang ke tempat ini, jika tidak ingin lama menunggu, datanglah pada pagi hari. Atau jika terlanjur datang pada siang hari dan sudah ramai pengunjung, carilah terapis pijat yang tidak banyak antriannya. Masing-masing terapis punya penggemar atau langganan masing-masing. Jadi pilihlah antrian yang pendek. Di sini, pengunjung bebas memilih terapis pijat yang diinginkan.

Oh ya, di sini untuk tips terapis pijat, tidak ditarif alias seikhlasnya. Berikanlah tips yang sesuai dengan dimasukkan dalam amplop dan berikan pada terapis pijat secara langsung. Seperti itulah para pengunjung menghargai pertolongan yang diberikan para terapis agar bayi dan anak-anak yang dipijat bisa sehat kembali.

Jadi, Anda tidak bingung lagi kan saat bayi rewel dan butuh spesialis tukang pijat khusus anak? (hilal)

Advertisement
LANJUT BACA

Hilal Ahmad

Pembaca buku-buku Tereliye yang doyan traveling, pemerhati dunia remaja yang jadi penanggung jawab Zetizen Banten. Bergelut di dunia jurnalistik sejak 2006.