Ekonomi

Pasar Modal Indonesia Berikan Bantuan Ambulans untuk Pemkab Pandeglang

BISNISBANTEN.COM  – Bursa Efek Indonesia dan jasa keuangan yang ada di Pasar Modal Indonesia memberikan bantuan berupa satu unit mobil ambulans yang dilengkapi dengan Barang Medis Habis Pakai (BMHP) untuk RSUD Berkah Pandeglang. Bantuan ini diserahkan secara simbolis oleh Direktur Utama KSEI selaku Pengarah Panitia HUT ke-44 Pasar Modal Indonesia, Uriep Budhi Prasetyo kepada Bupati Pandeglang, Irna Narulita.

Penyerahan bantuan ambulans yang dilakukan ini juga dihadiri oleh Direktur RSUD Berkah Raden Dewi Setiani, Deputi Direktur Pengembangan Sistem Informasi Pasar Modal OJK Gustaf Adolf Martua Rajagukguk, Analis Senior Deputi Direktur Pengembangan OJK Agus Muntolib, serta Kepala Sub Bagian Edukasi dan Perlindungan Konsumen Kantor Regional 1 OJK DKI Jakarta dan Banten, Achmad Zaelani.

Direktur Utama KSEI dalam sambutannya menyampaikan, ambulans merupakan transportasi yang sangat vital untuk dimiliki oleh lembaga kesehatan khususnya di daerah. Di luar kondisi pandemi, ketersediaan ambulans ini sangatlah penting untuk memaksimalkan layanan kesehatan dan mendukung kegiatan operasional lembaga kesehatan.

Advertisement

“Kami berharap bantuan ambulans dari pasar modal untuk RSUD Berkah Pandeglang dapat digunakan secara optimal dan bermanfaat untuk masyarakat yang membutuhkan,” jelas Uriep.

Bupati Pandeglang menyambut baik pemberian bantuan ambulans dari pasar modal Indonesia untuk RSUD Berkah Pandeglang, Pemkab Pandeglang sangat berterima kasih serta mengapresiasi jajaran pasar modal atas pemberian bantuan ambulans yang juga dilengkapi dengan mini ICU.

“Bantuan ini pastinya sangat bermanfaat untuk RSUD Berkah Pandeglang,” papar Irna.

Pandeglang merupakan daerah yang terdiri dari 326 desa dengan 36 puskesmas, namun yang representatif  saat ini baru 9. Dengan keterbatasan fasilitas yang ada di RSUD Berkah Pandeglang ditambah kondisi geografis Kabupaten Pandeglang yang cukup jauh dari rumah sakit lain, diharapkan dengan adanya bantuan ambulans ini dapat mempercepat pelayanan rujukan pasien yang membutuhkan fasilitas ICU, terutama untuk mengantisipasi lonjakan kasus COVID-19 gelombang tiga. Saat ini RSUD Berkah hanya memiliki 4 unit kendaraan ambulans untuk melayani 1,3 juta penduduk di Kabupaten Pandeglang. Kedepannya masih banyak program untuk pelayanan kesehatan masyarakat di Pandeglang dan kami sangat mengharapkan dukungan dari pemerintah khususnya, mengingat keterbatasan yang ada, apalagi Pandeglang pernah dilanda tsunami beberapa waktu lalu,” ungkap Irna.

Advertisement

Pada kesempatan yang sama, Deputi Direktur Pengembangan Sistem Informasi Pasar Modal OJK Gustaf Adolf Martua Rajagukguk menyampaikan, Pasar Modal Indonesia telah memberikan bantuan ke beberapa daerah berupa ambulans, sebagai bentuk kepedulian pasar modal untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di daerah.

“Semoga pemberian bantuan dari pasar modal dapat memberikan banyak manfaat untuk masyarakat,” ucap Gustaf.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat untuk senantiasa berhati-hati atas tawaran investasi, OJK dan SRO siap mendukung pemda Pandeglang apabila membutuhkan edukasi dan sosialisasi terkait pasar modal.
Sementara Self-Regulatory Organization (SRO) di pasar modal
Indonesia yang terdiri dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) didukung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kegiatan ini melanjutkan kegiatan corporate social responsibility (CSR) dalam rangka memperingati 44 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia (HUT ke-44 Pasar Modal Indonesia). Selama tahun 2021, SRO secara aktif dan konsisten membantu Pemerintah dalam bidang kesehatan, baik mempercepat penanganan COVID-19 maupun kemudahan akses kesehatan bagi masyarakat.

Mengingat tingginya kebutuhan akan transportasi kesehatan untuk masyarakat, SRO kembali memberikan bantuan berupa mobil ambulans. Hal ini sebagai langkah antisipasi dan penanganan sehubungan dengan masih meningkatnya penyebaran atau penularan COVID-19 sekaligus memperhatikan pernyataan resmi dari World Health Organization (WHO) yang menyatakan bahwa masih tingginya angka peningkatan serta penularan COVID-19 di Indonesia. Selain itu, bantuan mobil ambulans merupakan upaya untuk mendukung program pemerintah dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat khususnya di daerah.

Kegiatan CSR tersebut merupakan salah satu kegiatan utama yang termasuk dalam rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-44 pasar modal Indonesia, dimana dana CSR telah terkumpul sejak Agustus 2021 bertepatan dengan perayaan HUT ke-44 pasar modal
Indonesia.

Adapun biaya yang digunakan untuk kegiatan CSR ini diperoleh dari pendapatan transaksi bursa milik BEI, KPEI, dan KSEI serta pendapatan jasa kustodian sentral yang disisihkan 1 hari setiap bulannya sejak Agustus hingga Desember 2021, termasuk dana dari 92 pelaku industri pasar modal Indonesia, diantaranya adalah perusahaan tercatat, perusahaan efek dan pihak lain. Hingga 30 Desember 2021, total dana yang terkumpul sebesar Rp66,08 miliar, dengan Rp40,92 miliar berasal dari pendapatan transaksi bursa dari BEI, KPEI dan KSEI serta pendapatan jasa kustodian sentral, Rp25,16 miliar dari donasi dalam bentuk dana, serta Rp394 juta donasi dalam bentuk natura dari pelaku pasar modal Indonesia.

Hingga Mei 2022, total dana yang sudah disalurkan SRO dalam rangka HUT ke-44 pasar modal Indonesia untuk kegiatan CSR ini mencapai Rp53,13 miliar untuk berbagai kegiatan, antara lain pelaksanaan vaksinasi sebanyak lebih dari 500.000 orang di 91 lokasi yang tersebar di 18 Provinsi. Kegiatan donor darah yang telah berhasil mengumpulkan sekitar 15.000 kantong darah dan 219 kantong darah plasma, santunan kepada 333 ahli waris tenaga kesehatan, serta pemberian makan siang rutin kepada 390 tenaga pemakaman umum.

Kegiatan juga dilaksanakan dalam bentuk dukungan penyediaan alat-alat kesehatan seperti tabung oksigen dan oksigen konsentrator ke rumah sakit serta puskesmas, termasuk juga ambulan darat maupun laut. Secara khusus, bantuan juga telah disalurkan melalui Pusat Analisis Determinan Kesehatan (PADK) – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dalam bentuk oksigen konsentrator dan oximeter senilai hampir Rp2 miliar.

Mengemban amanah untuk mengalokasikan dana tersebut, SRO didukung OJK, menyelenggarakan kegiatan CSR secara berkesinambungan untuk penanggulangan pandemi COVID-19 hingga saat ini. Hal ini sesuai dengan tema HUT ke-44 Pasar Modal Indonesia, yaitu ‘Sinergi Pasar Modal Bagi Pemulihan Ekonomi’, yang mengusung semangat untuk memulihkan kesehatan masyarakat, sehingga diharapkan dapat memberikan dampak bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia. (susi)

LANJUT BACA

Susi Kurniawati

Wartawan bisnisbanten.com