Info Bisnis

Memulai Bisnis Tempat Penitipan Motor, Cari Tahu di Sini Yuk!

BISNISBANTEN.COM – Memiliki lahan di tempat-tempat dekat mal, terminal, pool penjemputan karyawan dan sebagainya bisa menjadi peluang cantik untuk memulai usaha ini. Yap usaha penitipan motor.

Seperti diketahui, jumlah kendaraan di Indonesia terus bertambah. Bukan hanya membanjiri jalan, lahan parkir pun seakan tidak mampu menampung jumlah tersebut.

Cukup memiliki lapangan atau bahkan halaman rumah bisa disulap menjadi tempat penitipan motor.

Advertisement

Di Kota Serang, kantong-kantong tempat penitipan motor antara lain di depan Mall of Serang, Kemang atau Patung, sekitaran Terminal Pakupatan, Kebon Jahe, pertigaan Kepandean, dan banyak lagi.

Umumnya, tempat-tempat penitipan motor ini berupa rumah-rumah. Sehingga motor yang dititipkan terlindung dari panas matahari dan hujan.

Sebelum membuka usaha ini, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Sebagai legalitas, calon penyedia jasa penitipan atau parkir motor harus meminta izin kepada Bupati atau Walikota setempat melalui Dinas Perhubungan.

Berikut ketentuannya seperti tertuang dalam Peraturan Pemerintah No. 79 Tahun 2013.

Advertisement

Pasal 101

(1) Penyediaan fasilitas parkir untuk umum di luar ruang milik jalan wajib memiliki izin.
(2) Penyelenggaraan fasilitas parkir di luar ruang milik Jalan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat dilakukan oleh perseorangan warga negara Indonesia atau badan hukum Indonesia berupa:
a. usaha khusus perparkiran; atau
b. penunjang usaha pokok.
(3) Izin penyelenggaran fasilitas parkir sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diberikan oleh:
a. gubernur untuk fasilitas parkir yang berada di wilayah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta;
b. bupati untuk fasilitas parkir yang berada di wilayah administrasi kabupaten; dan
c. walikota untuk fasilitas parkir yang berada di wilayah administrasi kota.
(4) Dalam penyelenggaraan fasilitas parkir sebagaimana dimaksud pada ayat (3), Menteri, gubernur, bupati, atau walikota melakukan pengawasan secara berkala.

Pasal 102

(1) Penyelenggara fasilitas parkir untuk umum di luar ruang milik jalan wajib:
a. menyediakan tempat parkir sesuai dengan standar teknis yang ditentukan;
b. melengkapi fasilitas parkir paling sedikit berupa rambu, marka dan media informasi tarif, waktu, ketersediaan ruang parkir, dan informasi fasilitas parkir khusus;
c. memastikan kendaraan keluar masuk satuan ruang parkir dengan aman, selamat, dan memprioritaskan kelancaran lalu lintas;
d. menjaga keamanan kendaraan yang diparkir;
e. memberikan tanda bukti dan tempat parkir; dan
f. mengganti kerugian kehilangan dan kerusakan kendaraan yang diparkir sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan.

Usaha jasa penitipan sepeda motor ini meski kelihatannya sepele, peluang bisnis ini cukup menjanjikan.

Pangsa pasar bisnis penitipan sepeda motor terbuka lebar. Banyak orang yang tempat kerjanya jauh memilih menitipkan sepeda motornya dan melanjutkan perjalanannya dengan transportasi lain.

Bisnis ini relatif terpercaya karena sebagai pengusaha, dapat mengawasi langsung motor-motor yang diparkir dan mengetahui dengan benar setiap pemiliki motor terutama mereka yang menggunakan jasa penitipan motor setiap hari sehingga dapat mengurangi resiko pencurian.

Dengan sistem pengamanan dan administrasi yang baik, motor-motor yang dititipkan pun akan lebih aman dan menentramkan orang yang menitipkannya.

Meski begitu bagi yang ingin memulai usaha penitipan sepeda motor, bisa simak tips berikut.

1. Tempat atau Lahan

Modal utama bisnis penitipan sepeda motor adalah tempat atau lahan. Lahan yang luas akan dapat menampung banyak kendaraan dan sebaliknya. Lokasi juga ikut menentukan kesuksesan bisnis ini.

Lokasi strategis, misalnya di pinggir jalan raya atau dekat stasiun kereta akan menguntungkan bisnis ini. Jika tidak memiliki lahan, bisa memulai usaha dengan menjadikan rumah sebagai tempat parkir asalkan berada di lokasi strategis.

Bisnis jasa titip ini sangat pas dilakukan disekitar area perkantoran, lingkungan bisnis atau sekitar area pusat perbelanjaan.

Mengapa bisnis ini cukup menjanjikan? Kalau parkir kendaraan di sekitar gedung perkantoran dan pusat perbelanjaan biasanya dikenakan tarif per jam sehingga semakin lama parkir kendaraan maka biayanya semakin mahal.

Banyak orang terutama karyawan kantoran lebih suka menggunakan jasa penitipan motor ketimbang parkir di sekitar gedung.

2. Sistem Pembayaran

Sistem pembayaran bisa dilakukan sebelum atau setelah kendaran yang dititipkan diambil oleh pemiliknya. Untuk lamanya waktu penitipan atau parkir motor tidak memiliki aturan, asalkan tidak bermalam dan paling lama kendaraan diambil sebelum pukul 22.00 WIB.

3. Kenyamanan

Selanjutnya luas lahan parkir juga perlu dipertimbangkan dan begitupun kondisinya harus dibenahi. Misalnya supaya motor tidak kepanasan dan kehujanan, bisa memasang kanopi atau terpal plastik. Agar keamanannya lebih terjamin pasang pagar di sekitar tempat parkiran.

4. Pengaturan

Perlu ada penanggung jawab untuk membantu menata dan mengatur posisi kendaraan agar lebih rapi.

Lakukan penataan motor yang rapi, baik dan terjaga antar satu motor dengan motor yang lain, supaya saat motor tersebut dikeluarkan lebih lancar dan menghindari timbulnya benturan yang bisa mengakibatkan gores atau kerusakan pada motor.

5. Jaminan

Untuk meningkatkan kepercayaan konsumen, bisa dengan melakukan pengecekan STNK kendaraan ketika konsumen anda keluar demi keamanan.

Buatlah kartu atau karcis khusus yang tidak mudah dipalsukan sebagai bukti otentik bagi konsumen yang menitipkan sepeda motornya.

6. Usaha Lain

Oh ya, bisa pula melengkapi usaha ini dengan usaha toko sparepart motor, jasa penitipan helm sekaligus pencucian helm. Layanan pencucian helm bisa menjadi pilihan yang pas sebagai penunjang, sehingga konsumen yang menitipkan motornya bisa sekalian melakukan pencucian helm.

Sehingga pada saat yang punya motor mengambil motornya helm pun sudah bersih dan wangi sehingga lebih nyaman ketika dipakai kembali.

Bagaimana, merasa connected untuk memulai usaha ini? (Hilal)

LANJUT BACA

Hilal Ahmad

Pembaca buku-buku Tereliye yang doyan traveling, pemerhati dunia remaja yang jadi penanggung jawab Zetizen Banten. Bergelut di dunia jurnalistik sejak 2006.