Info Bisnis

Mau Buka Usaha Cuci Motor, Perhatikan Ini!

BISNISBANTEN.COM — Jumlah motor yang sangat banyak menjadi peluang untuk membuka usaha cuci motor. Ini bisa dilihat dengan terus meningkatnya jumlah sepeda motor dari tahun ke tahun.

Ini pula yang menjadi alasan bisnis layanan pencucian motor dianggap memiliki peluang besar meraup cuan. Selain penggunanya membludak, modal yang dikeluarkan juga tak banyak.

Satu hal lagi yang menjadi alasan penting memulai usaha ini, para pengguna sepeda motor banyak yang membutuhkan jasa ini karena tidak ingin mencuci motor mereka sendiri bisa karena sibuk bekerja atau terlalu capek dengan pekerjaannya. Atau bisa juga karena malas.

Advertisement

Namun, sebelum memulai usaha ini, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Tempat Usaha
Cari lokasi yang strategis. Tempat yang strategis akan sangat menunjang kelancaran usaha jasa pencucian motor ini. Lokasi yang mudah dijangkau, dekat perkantoran atau sekolah dan kampus, memudahkan mendapatkan pelanggan.

Usaha Serupa
Walaupun mendapatkan lokasi strategis, lihat pula apakah ada usaha serupa. Ini sangat berpengaruh. Jika tidak yakin mampu bersaing dengan usaha serupa yang sudah ada, lebih baik mencari tempat lain.

Sumber Air
Membuka usaha ini sangat berkaitan dengan sumber air. Pastikan air yang didapat dari air tanah memadai. Tentu kita tidak ingin mengeluarkan biaya tambahan dengan membeli ketersediaan air untuk mencuci motor bukan? Apalagi tarif cuci motor cukup murah, kisaran Rp10.000-Rp15.000.

Advertisement

Saluran Air
Ini juga perlu diperhatikan. Jika air bekas cuci motor tidak mendapatkan saluran air yang benar tentu akan mendapat komplain dari masyarakat setempat. Jadi, cek dulu saluran airnya.

Penataan Ruang
Karena mencuci motor membutuhkan waktu, sekitar 20-30 menit, pastikan tetap memberikan kenyamanan pengunjung dengan menyediakan ruang tunggu. Perhatikan juga ruang parkir untuk motor yang antre siap dicuci dan setelah dicuci. Jangan sampai semrawut.

Pekerja Ahli dan Teliti
Jangan lupa, meskipun pekerjaan mencuci motor sepertinya remeh, namun mencuci motor butuh keahlian khusus dan pastinya ketelitian. Ada ada bagian-bagian yang perlu dibersihkan dengan teliti, misalnya mesin dan sela-selanya. Jika tidak mengerti bagaimana membersihkannya dengan baik, bisa-bisa merusak mesin dan membuatnya jadi berkarat. Sebaiknya cari orang yang mau dan mampu bekerja keras, teliti, dan bisa bersikap ramah pada pelanggan.

Persiapkan Peralatan
Nah, ini komponen paling penting. Pencucian motor sebaiknya dilakukan dengan bantuan peralatan yang memadai agar lebih praktis, bersih dan cepat, yaitu dengan mesin cuci motor seperti kompresor dan mesin steam. Perlengkapan lainnya yang harus disiapkan sejak awal, misalnya spons, cairan pembersih, sikat, kain lap, semir ban, dan lain-lain.

Jika punya modal lebih, gunakan peralatan yang bisa memberikan efek cuci salju. Atau bisa menyediakan sistem hidrolik agar motor bisa diangkat ke atas untuk bisa membersihkan bagian bawah motor dengan lebih maksimal.

Berpromosi
Supaya usaha cuci motor bisa dikenal lebih banyak orang, berpromosi adalah hal penting dilakukan. Bisa dengan memasang iklan di akun Instagram info di daerah yang sedang tren, memakai Facebook ads atau Instagram add, atau mengendorse influencer. Memasang banner atau spanduk di tempat-tempat ramai atau menyebar flyer bisa ditempuh jika dianggap perlu.

Berikan juga berbagai penawaran menarik bagi pelanggan, misalnya hadiah berupa suvenir untuk pelanggan yang sudah menggunakan jasa cuci motor kamu sebanyak 5 kali, atau misalkan dengan memberikan voucer gratis 1 kali cuci untuk yang sudah berkunjung sebanyak 5 kali.

Usaha Lain
Jika memungkinkan, di lokasi cuci motor bisa dihadirkan usaha makanan atau minuman. Saat menunggu motor dicuci, konsumen butuh sesuatu untuk disantap. Usaha lain bisa berupa jual kuota dan pulsa. Siapa tahu mereka butuh menghubungi seseorang tapi kuotanya malah habis. (hilal)

Advertisement
LANJUT BACA

Hilal Ahmad

Pembaca buku-buku Tereliye yang doyan traveling, pemerhati dunia remaja yang jadi penanggung jawab Zetizen Banten. Bergelut di dunia jurnalistik sejak 2006.