Kejar Target PAD, Bapenda Kabupaten Serang Launching Pelayanan Sanjung di Perumaha

BISNISBANTEN.COM- Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Serang melunching program pelayanan Sasar dan Berkunjung (Sanjung) ke lokasi Wajib Pajak (WP) di Perumahan Grand Kramatwatu Residence Desa Lebakwana, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Jumat (20/9/2024). Pelayanan bertajuk ‘One Day Service Biar Kita Lebih Dekat Sama Kamu’ itu untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan mengantisipasi lost potensi (kehilangan potensi) pajak.
Kegiatan lainching diawali dengan senam sehat bersama, dilanjutkan dengan pembagian doorprize sebelum membuka pelayanan menggunakan kendaraan pelayanan bjb dan Bapenda. Kegiatan dihadiri Kepala Bapenda Kabupaten Serang Ishak Abdul Rauf, Sekretaris Bapenda Kabupaten Serang Ikhwanussofa, para Kepala Bidang (Kabid) Bapenda dan jajarannya, serta Camat Kramatwatu Sri Rahayu Basukiwati.
Kepala Bapenda Kabupaten Serang Ishak Abdul Rauf di sela-sela kegiatan kepada awak media mengatakan, pihaknya meluncurkan program Bapenda Sanjung sebagai upaya meningkatkan PAD, termasuk di dalamnya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat terkait pajak. Bapenda Sanjung, diungkapkan Ishak, merupakan rogram inovasi Bidang Pendataan Bapenda yang disambut baik menjadi program Bapenda.
“Jadi, lokus kami untuk memudahkan dalam pelayanan kepada masyarakat, khususnya di perumahan-perumahan, baik itu permasalahan pajak atau pembayaran, di sini (Bapenda Sanjung-red) juga kami didampingi dari bjb untuk melaksanakan pembayaran langsung,” terang mantan Camat Anyar ini.

Selain itu, kata Ishak, program Bapenda Sanjung juga melayani mutasi tanah, termasuk mutasi Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) di dalamnya, termasuk pemisahan SPPT, serta pelayanan lain terkait perpajakan. Pihaknya sengaja memilih perumahan karena kapasitas WP di perumahan banyak, sehingga potensi pajaknya dinilai lebih besar.
“Bapenda Sanjung juga termasuk melayani kesulitan dari wajib pajak mengurus atau membayar pajak ke kabupaten,” terangnya.
Menurut Ishak, dipilihnya kawasan perumahan sebagai lokasi program Bapenda Sanjung karena WP nya maksimal, sehingga diupayakan akan standby setiap Jumat, diawali kegiatan bersama. Berbeda dengan launching, kata Ishak, pihaknya sengaja menggelar senam bersama dan bagi-bagi hadiah doorprize.
“Nanti ke depannua ada m kegiatan seperti apa, kita koordinasikan dan komunikasikan dengan pihak pengembang,” ujar mantan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Serang ini.

Yang pasti, menurut Ishak, penempatan pelayanan Bapenda Sanjung di perumahan lebih daripada pedesaan, karena warga perumahan dalam satu Komplek sering kumpul dan hasil pajaknya lumayan besar. Selain itu, lanjut Ishak, diluncurkannya program Bapenda Sanjung untuk penyesuaian nilai pajak di lima kecamatan, di antaranya Kecamatan Kramatwatu, Kibin, Cikande, termasuk Kecamatan Ciruas.
“Yang jelas, untuk potensi di PBB P2 (Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Perdesaan) ini kami mengantisipasi lost potensi yang kemarin (tahun lalu-red) Rp9 miliar dari PBB Perdesaan, termasuk di dalamnya perumahan,“ jelas mantan Kepala Bagian (Kabag) Umum Setda Pemkab Serang ini.
Ishak menambahkan, program Bapenda Sanjung sebelum dilaunching sudah mengunjungi beberapa perumahan lain, dimana satu bulan terakhir berdampak pada peningkatan pendapatan, dari 60 persen sekarang mencapai 75 persen untuk keseluruhan pajak.

“Mudah-mudahan dalam tiga bulan ini kami targetkan 100 persen pajaknya harus lunas,” harapnya.
Di tempat yang sama, Camat Kramatwatu Sri Rahayu Basukiwati menyambut antusias program Bapenda Sanjung yang mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, terutama perumahan yang potensi pajaknya besar, karena menjadi tempat berkumpulnya masyarakat.
“Dengan masyarakat membayar lebih dekat dan pelayanannya maksimal, pendapatan dari pajak juga bisa maksimal. Banyak potensi, apalagi di Kramatwatu cukup banyak perumahan, satu kecamatan bisa 5 sampai 6 perumahan,” pungkasnya. (Nizar)









