Juli 2022, Ekspor Impor Banten Turun

BISNISBANTEN.COM – Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Provinsi Banten, kinerja ekspor impor Provinsi Banten mengalami penurunan pada Juli 2022.
Untuk ekspor sendiri turun 4,37 Persen menjadi US$1,14 miliar. Sedangkan, impor Banten turun 3,52 persen menjadi US$1,61 miliar.
Nilai ekspor Banten Juli 2022 turun 4,37 persen dibanding bulan sebelumnya, yaitu dari US$1,19 miliar menjadi US$1,14 miliar. Ekspor nonmigas Juli 2022 mengalami penurunan 5,07 persen menjadi US$1,11 miliar dibanding bulan sebelumnya.
Nilai ekspor nonmigas terbesar pada Juli 2022 berasal dari golongan barang alas kaki (HS 64) yaitu mencapai US$252,63 juta.
Negara tujuan ekspor nonmigas terbesar Juli 2022 adalah Amerika Serikat dengan nilai ekspor US$178,88 juta.
Ekspor nonmigas Juli 2022 mengalami penurunan pada sektor industri pengolahan dan sektor pertanian, sementara pada sektor pertambangan dan lainnya, tidak mengalami perubahan apabila dibandingkan bulan sebelumnya.
Nilai ekspor Banten Juli 2022 tertinggi melalui Pelabuhan Tanjung Priok yang mencapai US$982,84 juta.
Sama seperti ekspor, nilai impor Banten pada Juli 2022 juga turun sebesar 3,52 persen dibanding bulan sebelumnya, yaitu dari US$1,67 miliar menjadi US$1,61 miliar.
Impor migas pada Juli 2022 naik 5,26 persen dari US$685,86 juta pada bulan sebelumnya menjadi US$721,95 juta. Berbanding terbalik dengan migas, pada komoditi nonmigas terjadi penurunan nilai impor sebesar 9,64 persen menjadi US$889,33 juta apabila dibanding bulan sebelumnya.
Nilai impor nonmigas terbesar Juli 2022 berasal dari golongan bahan kimia organic (HS 29) yang mencapai US$200,80 juta.
Negara pemasok barang impor nonmigas terbesar pada Juli 2022 adalah Australia dengan nilai impor sebesar US$188,89 juta.
Nilai impor menurut golongan penggunaan barang Juli 2022 dibanding bulan sebelumnya, terjadi penurunan nilai impor pada bahan baku/penolong dan barang modal, sedangkan peningkatan nilai impor terjadi pada golongan barang konsumsi.
Dilihat dari pelabuhan bongkar, nilai impor terbesar untuk Juli 2022 berasal dari Pelabuhan Merak yang mencapai US$817,70 juta. (susi)









