Ekonomi

Ini Syarat Ekonomi Bisa Tumbuh pada 2021

BISNISBANTEN.COM — Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi mencapai 4,8 – 5,8 persen pada 2021 mendatang. Adanya vaksinasi dan displin protokol kesehatan menjadi prasyarat agar perekonomian bisa tumbuh kembali. Ini diungkapkan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dalam acara BIRAMA atau Bank Indonesia Bersama Masyarakat melalui video streaming pada Senin (7/12).
“Alhamdulillah, ada kabar baik mengenai vaksin yang disampaikan Presiden Jokowi,” katanya.

Ia mengatakan, pemulihan ekonomi mulai terlihat sejak triwulan III dan terus mengalami peningkatan pada triwulan IV. Meskipun belum signifikan dan ini menandakan adanya perbaikan kondisi ekonomi di masyarakat. Untuk itu, Bank Indonesia mendorong pemerintah agar bisa merealisasikan lebih awal bantuan dan anggaran APBN 2021. Dengan begini, bisa mendorong konsumsi masyarakat.

Selain itu, pemulihan ekonomi juga akan dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan sektor yang produktif yang amam dengan berorientasi pada sektor yang menyumbang PDRB Indonesia. “Atau yang ekspornya tinggi dan ini tentu dilakukan secara bertahap,” katanya.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi 2021 akan didorong dengan peningkatan konsumsi, investasi, dan ekspor. BI juga mendorong sektor lainnya agar ekonomi juga segera pulih. “Untuk itu, BI optimis perekonomian akan tumbuh pada 2021 mendatang,” tuturnya.

BIRAMA merupakan kegiatan yang diselenggarakan BI agar bisa langsung berinteraksi dengan masyarakat. Selain itu, sebagai bentuk apresiasi dan transparansi kebijakan Bank Indonesia. Dalam hal ini, dipaparkan bagaimana kondisi ekonomi, prospek, dan kebijakan yang dilakukan Bank Indonesia. (susi)

Advertisement
LANJUT BACA

Susi Kurniawati

Wartawan bisnisbanten.com