Ekonomi

Ini Saran Pengamat Ekonomi Untirta Untuk Optimalisasi Potensi Ekonomi Kemandirian Fiskal Daerah di Banten

BISNISBANTEN.COM — Pengamat Ekonomi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Dr. Hady Sutjipto mengungkapkan, dalam optimalisasi potensi ekonomi untuk mendukung kemandirian fiskal daerah di Banten diperlukan transformasi ekonomi. Ini diungkapnya saat acara Diseminasi Kajian Fiskal Regional (KFR) Banten, Selasa (25/5).

Transformasi ekonomi ini bisa dilakukan dengan cara mengubah struktur perkonomian, dan ketergantungan SDA menjadi Daya Saing Manufaktur dan Jasa Modern. Tidak hanya itu, peningkatan produktifitas di masing-masing sektor juga sangat diperlukan.

“Tahun 2022 diharapkan menjadi tahun pertama yang mulai lepas dari tekanan COVID-19, merupakan tahun kunci pemantapan pemulihan ekonomi. Tantangan Banten dan Indonesia secara umum, tidak saja pemulihan ekonomi nasional. Namun juga transformasi ekonomi dalam jangka menengah dan panjang yang harus dilakukan dari sekarang,” ujar Hady .

Advertisement

Ketua Jurusan Ilmu Ekonomi Pembangunan Fakuktas Ekonomi dan Bisnis Untirta itu memaparkan, proyek investasi di Banten yang akan berjalan saat ini diantaranya. Ini merupakan proyek investasi yang bersifat multiplier effect seperti pembangunan pabrik petrokimia, alas kaki, otomotif, makanan minuman, dan sebagainya.

“Pembangunan proyek Tol Serang-Panimbang, serta sport canter juga diperkirakan akan mendorong peningkatan pertumbuhan sektor investasi pada tahun 2021,” ucapnya.

Hady juga menyarankan, kebijakan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) harus ditingkatkan, antara lain dengan cara meningkatkan kualitas pelayanan perpajakan dan retribusi daerah. Memperluas basis penerimaan pajak, meningkatkan peran dan fungsi unit pelaksana teknis pengelolaan pendapatan.

“Lalu sinergitas antar stakeholder dalam rangka pengelolaan pendapatan daerah, kemudian meningkatkan pengawasan dan pemeriksaan secara insidentil maupun berkala. Dan yang terakhir optimalisasi pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan,” pungkas Hady. (Haris)

Advertisement

Advertisement
LANJUT BACA