Banten24

DPRD Kota Serang Gelar Rapat Paripurna KUA PPAS Perubahan Tahun 2022

BISNISBANTEN.COM – DPRD Kota Serang menggelar Rapat Paripurna tentang Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan Tahun 2022 di ruang paripurna DPRD Kota Serang, Senin (15/8/2022).

Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Kota Serang Ratu Ria Maryana. Turut hadir pimpinan dan anggota DPRD Kota Serang, serta Walikota Serang Syafrudin.

Walikota Serang Syafrudin mengatakan, pihaknya menyepakati KUA-PPAS Perubahan Tahun 2022 bersama pimpinan DPRD Kota Serang.

Advertisement

“Sudah disetujui (KUA-PPAS-Red) dan akan dijadikan sebagai acuan dalam menyusun APBD Perubahan tahun 2022 ini,” tutur Syafrudin.

Syafrudin juga mengatakan, pihaknya juga telah menetapkan alur waktu tahapan penyusunan APBD Perubahan tahun 2022, sehingga APBD Perubahan tahun 2022 tidak akan kembali telat sebagaimana penyusunan APBD Perubahan tahun 2021.

“Ini baru rancangan ya untuk pedoman penyusunan APBD Perubahan 2022. Mudah-mudahan tidak terlalu lama, sehingga perubahan nanti tidak terjadi kendala seperti tahun lalu,” harap mantan birokrat yang pernah menjabat Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Serang ini.

Sementara itu, Kepala BPKAD Kota Serang Wachyu Budi Kristiawan menambahkan, dalam KUA-PPAS Perubahan tahun ini diproyeksikan defisit anggaran Kota Serang menyusut menjadi Rp93 miliar. Penyusutan itu memaksa Pemkot Serang harus menekan defisit hingga Rp55 miliar.

“Jadi, kami harus menyesuaikan defisit yang tadinya Rp148 miliar menjadi Rp93 miliar, sehingga ada defisit yang harus kita tekan sebesar Rp55 miliar,” jelas Wachyu.

Dijelaskan Wachyu, KUA-PPAS perubahan merupakan salah satu bagian dari proses penyusunan APBD Perubahan. Setelah ini, masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan menyusun Rencana Kerja Anggaran (RKA) Perubahan.

“Ini merupakan bagian dari proses perubahan APBD 2022. Setelah ini, kami akan menyebarkan pengumuman kepada OPD untuk dapat menyusun RKA Perubahan tahun 2022,” terangnya.

Menurut Wachyu, APBD Perubahan penting dilakukan untuk penyesuaian-penyesuaian, seperti penambahan Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Bantuan Keuangan (Bankeu) yang terjadi selama pelaksanaan APBD tahun 2022, dan dapat diakomodasi pada APBD Perubahan.

“Perubahan APBD ini kan merupakan penyesuaian-penyesuaian atas perkembangan pelaksanaan APBD tahun 2022, baik itu dari pendapatan, belanja, maupun defisit. Baik itu penambahan, perubahan atau pergeseran,” jelasnya.

Terkait itu, Wakil Ketua DPRD Kota Serang Ratu Ria Maryana mengatakan, dengan penandatanganan bersama soal KUA-PPAS dipercepat diharapkan pada pelaksanaan perubahan tidak seperti tahun sebelumnya yang tidak ada perubahan anggaran.

“Makanya tahun ini dikebut. Insya Allah tidak akan ketinggalan lagi, sehingga proses pembangunan di Kota Serang tidak terhambat,” ujarnya. (adv)

Advertisement
LANJUT BACA

Susi Kurniawati

Wartawan bisnisbanten.com