Disinggung Soal Etika, Mahalini Jelaskan Lagu Judul Percuma Hanya Dikontrak Satu Tahun

BISNISBANTEN.COM — Mahalini akhirnya memberikan penjelasan mengenai polemik lagu “Percuma” yang kembali dirilis dalam versinya. Lagu tersebut sebelumnya telah dibawakan oleh penyanyi lain, sehingga keputusan Mahalini merilisnya kembali sempat menjadi perbincangan di kalangan publik bahkan disinggung soal etika karena menyanyikan lagu ciptaannya yang telah diberikan kepada Anggis dan Betrand Peto.
Mahalini diketahui kembali merilis lagu “Percuma” pada 28 Agustus 2026. Setelah lagu tersebut dirilis, muncul berbagai tanggapan mengenai hak dan legalitas karya yang sebelumnya telah dibawakan oleh penyanyi lain. Melalui tanggapannya, Mahalini menjelaskan bahwa persoalan tersebut berkaitan dengan kontrak atas lagu “Percuma”. Ia menyebut perjanjian dengan penyanyi sebelumnya memiliki batas waktu tertentu.
“Lagu ini memang kontraknya hanya setahun dan sebelum rilis sudah dibicarakan tentang legalitas dan sudah dikasi tau ke penyanyi sebelumnya jg kok,” ujar Mahalini.
Mahalini juga mengaku tidak mengetahui secara pasti mengenai berbagai pemberitaan yang beredar di luar terkait polemik tersebut. Ia menegaskan bahwa dirinya hanya mengetahui hal-hal yang berkaitan langsung dengan proses perilisan lagu.
“Namun tentang berita diluar sana yg beredar aku kurang tau itu kebenarannya,” lanjutnya. Ia kemudian memastikan bahwa proses perilisan lagu tersebut telah melalui pembahasan mengenai aspek hukum. Menurut Mahalini, keputusan untuk merilis kembali “Percuma” tidak dilakukan tanpa pertimbangan.
“Yang aku tau hanya hal ini sudah dipastikan tidak keliru scr hukum dan tidak ada miss pemberitahuan,” tulis Mahalini.
Pernyataan Mahalini tersebut sekaligus menjadi penjelasan atas keputusan dirinya membawakan kembali “Percuma” setelah lagu tersebut sebelumnya dinyanyikan oleh penyanyi lain. Polemik mengenai lagu itu pun kemudian mendapat perhatian dari publik dan menjadi pembahasan di media sosial.
(Sarah)









