Canangkan Zona Integrasi WBK dan WBBM, Kapolres Yudhis Diapresiasi Walikota Cilegon

BISNISBANTEN.COM – Polres Cilegom melakukan pencanangan external dalam pembangunan zona integritas wilayah bebas korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM), di Aula Polres Cilegon, Kamis (13/02/20). Pencanangan itu dilakukan langsung oleh Kapolres Cilegon AKPB Yudhis, ditemani Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Cilegon, Seperti Walikota Edi Ariadi, Kajari Cilegon, dan Ketua DPRD Kota Cilegon.

Kapolres Cilegon AKBP Yudhis mendapatkan apresiasi dari Walikota Edi Ariadi, atas pencanangan zona integrasi WBK dan WBBM itu. “Saya sangat mengapresiasi kepada kapolres cilegon berkaitan dengan perencanaan zona integritas, tertuju yang tadi di sampaikan oleh kepala ombudsman provinsi banten, ada banyak sekali hal-hal yang harus kita perhatikan,” kata Edi.

Selanjutnya, tambah Edi, yang berkaitan dengan sinergitas dari seluruh aparatur Polres maupun dengan external Polres itu sendiri, tidak terlepas dari kordinasi kemudian juga konsultasi yang berkaitan dengan program–program Pemkot Cilegon. Dirinya percaya, dengan pencanangan ini, Polres Cilegon akan makin lebih transparan lagi sehingga tercapai predikat zona cilegon integritas.

Lebih lanjut, Edi juga mengajak kepada aparatur Polres Cilegon untuk menciptakan situasi yang aman dan tertib dalam hal yang berkaitan dengan informasi publik. “Mari kita ciptakan situasi yang baik dalam hal keamanan  dan ketertiban khususnya yang berkaitan dengan informasi publik, artinya ada satu opini publik yang memang bagus, selain itu yang kita harapkan adalah pemberitaan yang positif sehingga publik percaya dengan kita untuk di tolong,” ujarnya.

Edi juga berharap kepada OPD untuk bersinergi dalam mensukseskan wilayah bebas korupsi ini. “Di sini Pemkot Cilegon sangat mendukung karena memang posisi Pemkot dan Polres bersebelahan,  harusnya mah pagar nya sudah tidak ada itu balik lagi ke jiwa integritas kita sudah tidak ada lagi batas pemisah itu, sehingga Cilegon ini bebas dari Korupsi,” tegas Edi. (AHR)