Banten24

Bupati Serang Apresiasi Solidaritas Guru, Kumpulkan Donasi Korban Palestina Hingga 1 M

BISNISBANTEN.COM- Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengapresiasi dan berterima kasih kepada para guru yang ada di Kabupaten Serang yang terus berdedikasi mendidik anak-anak menjadi generasi masa depan, serta bangga atas kebersamaan dan jiwa sosial para guru yang selalu siap membantu siapapun saat dilanda bencana. Salah satunya membantu korban di Palestina, dimana sudah terkumpul donasi dari para guru yang mencapai Rp787 juta, ditambah dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Serang tembus hingga Rp1 miliar.

Itu diungkapkan Tatu pada Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-78 dan Hari Guru Nasional Tahun 2023 tingkat Kabupaten Serang di Lapangan Hotel Marbella Anyer, Kabupaten Serang, Selasa (28/11/2023).

“Apresiasi saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Serang untuk para guru. Ucapan terima kasih yang sangat luar biasa atas dedikasi dan pengabdian para guru untuk anak-anak di Kabupaten Serang,” ucap bupati perempuan pertama di Kabupaten Serang ini.

Advertisement

Tatu pun mengaku bangga dan apresiasi semangat solidaritas dan kebersamaan para guru yang saat terjadi bencana terhadap masyarakat, baik di Banten maupun luar daerah selalu siap berdonasi membantu. Termasuk, donasi untuk korban di Palestina.

“Donasi yang mampu dikumpulkan pendidik dan tenaga kependidikan di Kabupaten Serang mencapai Rp787 juta yang dikumpulkan melalui Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) Kabupaten Serang,” ungkap bupati dua periode ini.

“Ditambah dari OPD yang lain, insya Allah terkumpul Rp1 miliar,” imbuh Ketua DPD I Golkar Banten ini.

Kata Tatu, donasi dari para guru dan OPD di Kabupaten Serang akan diteruskan kepada Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat Jusuf Kalla untuk bisa disampaikan kembali kepada saudara muslim di Palestina.

“Mudah-mudahan membantu kesulitan yang sedang masyarakat Palestina hadapi,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang Asep Nugrahajaya menambahkan, peringatan HUT PGRI dan Hari Guru Nasional merupakan momentum bagi para pendidik dan tenaga kependidikan untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.

“Begitu cepat perubahan pada kondisi sekarang dan guru tidak bisa tinggal diam. Perkembangan teknologi, ilmu pengetahuan, dan hal-hal yang berkaitan dengan karakteristik anak. Oleh karena itu, harus dipahami oleh semua guru,” katanya.

Diakui Asep, Kabupaten Serang masih membutuhkan guru studi bidang matematika dan ilmu pengetahuan alam di tingkat SMP.

“Kalau non eksakta di SD dan SMP sudah mulai terpenuhi. Namun untuk guru matematika dan ilmu pengetahuan alam masih menyesuaikan dengan jumlah ideal,” ungkapnya. (Nizar)

Advertisement
bisnisbanten.com