Begini Penjelasan BPS Soal Perkembangan IPM Banten

- Advertisement -

BISNISBANTEN.COM – Indeks Pembangunan Manusia (IPM) merupakan indikator penting untuk mengukur keberhasilan dalam upaya membangun kualitas hidup manusia (masyarakat/penduduk). IPM menjelaskan bagaimana penduduk dapat mengakses hasil pembangunan, antara lain pendapatan, kesehatan, pendidikan, dan sebagainya.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten Agoes Soebeno menjelaskan, IPM dibentuk oleh tiga dimensi dasar, yaitu umur panjang dan hidup sehat (a long and healthy life), pengetahuan (knowledge), dan standard hidup layak (decent standard of living). Umur panjang dan hidup sehat digambarkan oleh Umur Harapan Hidup saat lahir (UHH), yaitu jumlah tahun yang diharapkan dapat dicapai oleh bayi yang baru lahir untuk hidup.

“Pengetahuan diukur melalui indikator Harapan Lama Sekolah dan Rata-rata Lama Sekolah. Harapan Lama Sekolah didefinisikan sebagai lamanya tahun sekolah formal yang diharapkan akan dirasakan oleh anak umur 7 tahun di masa mendatang. Adapun Rata-rata Lama Sekolah adalah rata-rata lamanya (tahun) penduduk usia 25 tahun ke atas dalam menjalani pendidikan formal,” ujar Agoes, pada keterangan tertulis, Senin (16/4).

Sementara itu, lanjutnya, standar hidup layak digambarkan oleh Pengeluaran per kapita disesuaikan, yang nilainya ditentukan dari pengeluaran per kapita dan paritas daya beli (purchasing power parity). Dengan paritas daya beli dihitung menurut harga-harga yang berlaku di Jakarta Selatan, sehingga nilai pengeluaran per kapita disesuaikan ini memiliki keterbandingan dengan daerah lainnya.

IPM dihitung berdasarkan rata-rata geometrik dari indeks kesehatan, indeks pengetahuan, dan indeks pengeluaran. Penghitungan ketiga indeks ini dilakukan dengan melakukan standardisasi, dengan nilai minimum dan maksimum masing-masing komponen indeks.

“Secara umum pembangunan manusia Banten selama tujuh tahun terakhir ini, terus mengalami kemajuan. Dimana, IPM Banten meningkat dari 67,54 pada tahun 2010 menjadi 71,42 pada tahun 2017. Hanya saja, pertumbuhan atau kecepatan kemajuannya pada tahun 2017 ini mengalami perlambatan dibandingkan tahun sebelumnya,” urai Agoes.

Selain itu, tambah Agoes, status pembangunan manusianya masih tertahan pada level atau kategori “Tinggi” (70≤IPM<80). (AHR/NUA)

Penulis : Ahmad Haris
Editor : Nurzahara Amalia

- Advertisement -
Ahmad Haris
Wartawan di bisnisbanten.com
- Advertisement -
- Advertisement -

Stay Connected

1,048FansSuka
854PengikutMengikuti
31PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Latest Articles

Mitsubishi Luncurkan Xpander Edisi Spesial, Lihat Inilah Spesifikasinya

BISNISBANTEN.COM -- Perusahaan Mobil ternama PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) meluncurkan varian yang menjadi edisi spesial dari Mitsubishi Xpander....

Perkokoh Daya Tahan Ekonomi OJK Dukung Kemendes Dirikan Lembaga Keuangan Desa

BISNISBANTEN.COM -- Otoritas Jasa Keuangan mendukung program Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. Ini untuk mendirikan dan mengembangkan bersama Lembaga Keuangan...

Kini, Lebih dari 9000 Cabang Bank Layani Penukaran UPK 75 RI

BISNISBANTEN.COM -- Bank Indonesia (BI) bersama lebih dari 9000 kantor cabang bank di seluruh Indonesia melayani penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Tahun...

Tingkat Kualitas SDM, PHRI Gelar Uji Kompetensi

BISNISBANTEN.COM -- Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi Banten bersama Lembaga Serfitikasi Profesi (LSP) Hospitality Cakrawala Indonesia (HCI) menggelar uji kompetensi...

Asik! OJK Perpanjang Relaksasi Restrukturisasi Kredit Lagi Setahun

BISNISBANTEN.COM -- OJK menegaskan memperpanjang kebijakan relaksasi restrukturisasi kredit selama setahun. Hal ini setelah memperhatikan asesmen terakhir OJK terkait debitur restrukturisasi sejak...
- Advertisement -
- Advertisement -

BACA JUGA

Tampil Lebih Gagah, Ini Fitur New Fortuner

BISNISBANTEN.COM -- Sejak awal Toyota Fortuner dirancang sebagai kendaraan SUV dengan kapasitas tujuh penumpang yang tidak hanya mampu melintasi segala medan. Namun,...

Dukungan Ketahanan Pangan, BI Banten Tanam Sereh Wangi di Lebak

BISNISBANTEN.COM -- Komitmen Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi mendukung produk pertanian dan ketahanan pangan terus dilakukan, salah satunya menanam sereh wangi di...

BI Tekankan Pentingnya Sinergi Kebijakan dan Kerja Sama untuk Mendorong Pemulihan Ekonomi

BISNISBANTEN.COM -- Dalam menghadapi dampak pandemi COVID-19, Bank Indonesia menekankan pentingnya sinergi antara kebijakan domestik dan kerja sama internasional untuk meningkatkan resiliensi...

BI dan OJK Sepakati Keputusan Bersama Penguatan Proses Pemberian PLJP dan PLJPS Kepada Perbankan

BISNISBANTEN.COM -- Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyepakati penguatan proses dalam pemberian Pinjaman Likuiditas Jangka Pendek kepada perbankan, sebagaimana...

Perkokoh Daya Tahan Ekonomi OJK Dukung Kemendes Dirikan Lembaga Keuangan Desa

BISNISBANTEN.COM -- Otoritas Jasa Keuangan mendukung program Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. Ini untuk mendirikan dan mengembangkan bersama Lembaga Keuangan...
- Advertisement -
- Advertisement -