Resmi Ditutup, BAE Perdana 2019 Lampui Target Penjualan

16

BISNISBANTEN.COM – Ivent Pameran Banten Automotive Exhibiton (BAE) yang perdana Tahun 2019 resmi ditutup oleh Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten Opar Sohari pada Minggu (27/10) malam.

Target awal penjualan pada BAE 2019 yang ditetapkan oleh Bapenda Provinsi Banten sebagai penyelenggara BAE yaitu Rp50 miliar. Namun selama perhelatan otomotif terbesar skala Provinsi Banten ini digelar, berhasil melampaui yang ditetapkan menjadi Rp109 miliar.

“Ya angka penjualan di BAE 2019 kali ini mencapai angka Rp109.973.738.009 atau dua kali lipat lebih banyak dari target awal yang hanya Rp50 miliar saja. Ini belum ditambah oleh beberapa transaksi yang belum diinput di atas pukul 6 sore,” ujar Opar kepada wartawan.

Dari total transaksi tersebut, lanjutnya, perolehan pajak yang akan masuk ke kas Pemprov Banten sekitar Rp 16 miliar. “Pajak dari kendaraan baru kan 14,25 persen dengan rincian BBN 12,5 persen dan PKB 1,75 persen. Ini kan event perdana, awalnya kami ingin edukasi, ternyata animo masyarakat luar biasa,” tambah Opar.

Sementara, Ketua Asosiasi Otomotif Banten (AOB) Tb Samsul Ma’arif mengungkapkan, pihaknya mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapenda Provinsi Banten yang telah menyelenggarakan acara BAE 2019.
Ia menyakini, sinergitas AOB dan Bapenda tidak bisa dipisahkan. Karena jika jualan (otomotive-nya) banyak, maka pajak pendapatanya juga banyak, dan akan menambah pemasukan untuk pembangunan Provinsi Banten.

“Kita sudah survei, bukan hanya Banten saja yang mengalami penjualan yang lesu. Bulan Oktober ini semua merek mobil dan motor se-Jabodetabek juga alami penurunan penjualan, karena otomotif sedang lesu. Berkat acara BAE ini, Banten bisa mengalami kenaikan penjualan,” tutur Tb Samsul Ma’arif.

Dirinya berharap, agar pemerintah Provinsi Banten khususnya Bapenda Banten bisa secara konsisten menggelar event seperti ini, dimana salah satu tujuannya adalah untuk ikut membantu meningkatkan pendapatan pajak daerah. “Kami berharap Bapenda bisa terus mengadakan acara ini setiap tahunnya, dengan harapan masyarakat semakin teredukasi soal otomotif dan tentunya tentang pajak,” pungkasnya. (AHR).