International Conference on Democratisation in Southeast Asia Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Untirta

23

BISNISBANTEN.COM – Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Untirta bekerjasama dengan CSEAS Kyoto University menyelenggarakan International Conference on Democratisation in Southeast Asia pada tanggal 4 dan 5 September 2019. Konferensi ini dibuka oleh Rektor Untirta Dr. Fatah Sulaiman, MT.

Fatah Sulaiman mengatakan, konferensi ini menghadirkan 9 Keynote Speakers yaitu 3 pembicara dari Center for Southeast Asian Studies (CSEAS) Kyoto University: Prof. Yoko Hayami, Prof. Okamoto Masaaki, dan Prof. Nakanishi; Prof. Janet McIntyre dari Flinders University, Prof. Firman Noor Kepala Pusat Penelitian politik LIPI, Prof. Hermin Indah Wahyuni Direktur Pusat Studi Sosial Asia Tenggara, Prof. Je Seong Jeon, Ph.D dari Institute of Southeast Asian Studies (ISAS) Chonbuk University, Prof. Jayum Anak jawan dari University Putra Malaysia, serta Mukda Pratheepwatanawong, Ph.D dari Mekong Studies Center of Excellence, Institute of Asian Studies, Chulalongkorn University.

Dalam konferensi ini juga akan dipaparkan paper hasil penelitian para peneliti dalam dan luar negeri terkait demokratisasi di Asia Tenggara. Terdapat 80 paper dari para peserta yang berasal dari berbagai kampus dalam dan luar negeri, lembaga riset dan peneliti berbagai kementerian. Paper ini akan diterbitkan dalam proceeding terindeks dan juga Jurnal nasional dan Internasional.

“Konferensi ini merupakan lompatan penting bagi Untirta dalam proses internasionalisasi dan mewujudkan Visi Untirta sebagai Universitas Terkemuka di Kawasan ASEAN. Karena itulah dalam konferensi ini juga ditandatangani Nota Kesepahaman antara Untirta dengan beberapa pihak, antara lain CSEAS Kyoto University – Jepang, Institute of Southeast Asian Studies Chonbuk University – Korea Selatan dan Prodi Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara. Follow up dari kerjasama ini adalah rencana pembentukan Pusat Studi Asia Tenggara di Untirta dengan support dari CSEAS Kyoto University dan ISAS Chonbuk University,” ujar Fatah Sulaiman, dalam keterangan tertulisnya yang diterima Bisnisbanten.com beberapa waktu lalu.

Kegiatan yang rencananya merupakan follow up antara lain pengajaran oleh Professor dari kedua institute tersebut di Untirta, penelitian bersama, juga pertukaran dosen dan mahasiswa. (AHR)