Ekonomi Banten 2019 Melambat, Begini Penjelasan Bank Indonesia Banten

49

BISNISBANTEN.COM – Pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten pada triwulan (Tw) IV Tahun 2019, meningkat jika dibandingkan dengan Tw III Tahun 2019. Bank Indonesia (BI) perwakilan Banten mencatat angka itu lebih tinggi dari pertumbuhan angka nasional. Meski demikian, secara akumulatif pertumbuhan ekonomi di tahun 2019 terjadi perlambatan.

Kepala Kantor Perwakilan Wilayah (KPW) Bank Indonesia Provinsi Banten, Erwin Soeradimadja menuturkan, perkembangan Tw IV 2019 pertumbuhan ekonomi di Banten mencapai 5,90 persen. Persentase itu meningkat dibanding Tw III yang hanya 5,41 persen.

“Pertumbuhan ekonomi Baten Tw IV 2019 didorong oleh meningkatnya kinerja industri pengolahan, perdaganga, dan membaiknya kondisi LU transfortasi dan pergudangan disisi penawaran dan net ekspor disisi pegeluaran,” kata Erwin saat menggelar konferensi pers di Gedung BI Banten lantai 4, Rabu (11/3/20).

Ia mengatakan, dari sisi penawaran, industri pengolahan memberi andil 1,39% dengan pangsa 30,26%. Selanjutnya perdagangan memberikan andil 0,98% dengan pangsa 12,94%. Bidang kontruksi memiliki andil 1,02% dengan pangsa 11,22%. Pada bidang Tltransfortasi menyumbang andil 0,46% dengan pangsa 10,87%, serta real estate menyumbang andil 0,72% dengan pangsa 8,04%.

“Adapun untuk sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga masih paling tinggi dengan andil 2,63% dengan pangsa 52,33%. Kemudian PMTB 1,89% dengan pangsa 32,12%. Konstruksi pemerintah 0,32% dengan pangsa 4,22%. Net ekpor yang membaik dengan 1,03% denga pangsa 10,86%. Ekspor -0,59% dengan pangsa 69,97%, dan terahir impor -1,63% dengan pangsa 58,73%,” kata Erwin.

Untuk keseluruhan tahun 2020, lanjutnya, pertumbuhan lebih tinggi dibanding tahun 2019. Meski demikian, terdapat beberapa faktor yang dapat menahan pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten. Yakni pengaruh dari ekonomi dunia dan nasional. (AHR)