Agen Bus Keluhkan Dampak Mudik Gratis

67

BISNISBANTEN.COM — Program mudik gratis marak diselenggarakan berbagai instansi dan perusahaan jelang lebaran. Ternyata, program ini berpengaruh pada turunnya omset beberapa agen bus di Kota Serang.

Salah satu agen bus, Rivai, yang berlokasi di Pakupatan Kota Serang mengaku jika dampak adanya program mudik gratis membuat beberapa perusahaan transportasi merugi, terutama agen bus.

“Dampaknya lumayan signifikan, karena beberapa program mudik gratis juga menawarkan jasa pengangkutan kendaraan, sehingga semakin mempermudah dan memberikan kenyamanan untuk para pemudik,” katanya, Jumat (1/6).

Selain itu, maraknya penjualan tiket melalui online yang saat ini dipilih masyarakat modern dinilai juga menjadi salah satu penyebabnya, “Dampaknya besar banget selain ada mudik gratis juga sekarang kan mulai banyak situs-situs jual tiket online yang lebih murah juga lebih gampang diaksesnya pake hp (smartphone),” ujarnya.

Menurutnya, sejak tahun 2000 memang sudah terjadi penurunan dari tahun ke tahun, “Iya seharusnya kan udah ramai satu bulan sebelum puncak arus mudik, sehari itu udah hampir ludes, tapi sekarang mah paking sehari itu 20 tiket doang yang ke jual,” katanya.

Lain Rivai lain Seno, pengusaha agen bus PO.Bejeu, menurutnya sampai saat ini penumpang masih relatif sepi, “Iya hari ini aja belum ada sama sekali yang beli tiket, penumpang lebih pilih mudik gratis lah dari pada bayar kan lumayan semuanya gratis nggak bayar,” katanya.

Mengenai harga tiket rata-rata semua mulai alami kenaikan hingga 100 persen “Iya kalau biasanya harga tiket ke Jawa itu Rp200-250 ribu sekarang Rp450-500 ribu,” katanya.

Saat ini, masyarakat yang membeli tiket rata-rata masih mendominasi untuk tujuan ke Jawa yakni Semarang, Yogya dan Solo. (GAG/NUA)